Handwriting - Smiley Star

Kamis, 13 Juni 2013

Obat tradisional untuk batuk berdahak



  • 1.Teh JaheDi Asia, teh herbal, teh jahe, atau jenis teh lainnya sering dimanfaatkan untuk mengatasi batuk. Salah satu bahan yang ampuh mengobati batuk adalah jahe. Sediakan 2-3 irisan jahe yang telah dicuci bersih, seduh dalam teh hangat. Baik diminum dua hingga tiga kali sehari.
  • 2. KunyitTambahkan 1/2 sendok teh kunyit yang telah ditumbuk dan madu ke dalam satu gelas susu. Kunyit mempunyai khasiat alami yang bisa menghilangkan batuk.
  • 3. Madu dan Lada PutihCoba minum satu sendok teh madu yang ditambah sedikit taburan lada putih 2-3 kali sehari. Dipercaya bahan ini dapat menyembuhkan batuk.
  • 4. KemangiBuat ramuan dengan menggunakan kemangi. Daun beraroma khas itu dapat mengatasi beberapa penyakit, termasuk batuk. Sediakan 1-2 gelas air putih, 2-3 daun kemangi, dan rebus menjadi satu. Minum ramuan hangat ini supaya batuk lekas hilang. 
  • 5. Daun SirihCaranya, ambil daun sirih kira-kira lima lembar, tambahkan cengkeh, kemukus, kapulaga, dan kayu manis. Kemudian rebus semua bahan dengan air sebanyak dua gelas. Tunggu hingga air rebusan menjadi kira-kira satu setengah gelas. Angkat dan saring air tersebut. Minum kira-kira satu sendok makan sebanyak tiga kali sehari.
  • 6. Belimbing WuluhBunga belimbing wuluh juga terbukti dapat membantu meringankan batuk. Ambil kira-kira satu genggam bunga belimbing wuluh, kemudian campurkan dengan beberapa butir adas, tambahkan gula dan secangkir air, lalu ditim. Setelah agak dingin, saringlah ramuan tersebut dan siap untuk diminum.
  • 7. Bunga Mawar - Bunga mawar ternyata juga berkhasiat untuk menyembuhkan batuk. Resepnya adalah ambil bunga mawar segar kira-kira sepuluh gram, kemudian tim dengan air secukupnya dan tambahkan gula batu sesuai selera. Minum sebanyak dua kali sehari.
  • 8. Jeruk NipisJeruk nipis juga bisa digunakan untuk mengobati batuk. Perasaan air jeruk nipis dicampus dengan madu dan air matang. 1 sendok makan air jeruk nipis dan 3 sendok makan madu murni serta 5 sendok makan air matang ditim selama 30 menit. Takaran untuk meminum ramuan ini adalah 1 sendok teh sehari dua kali. Obat batuk tradisional lainnya yang terbuat dari jerun nipis adalah campuran jeruk nipis dan kecap. Ramuan ini lebih gampang, air jeruk nipis hanya dicampur dengan kecap dan diminum sehari dua kali sebanyak satu sendok teh.
  • 9. Daun Asam MudaDaun asam muda juga dapat berfungsi menyembuhkan batuk kering. Caranya, ambil daun asam muda setengah genggam, kemudian campurkan dengan daun saga manis, kayu manis, dan gula batu secukupnya. Rebus dengan api kecil sampai mendidih dan saring. Ramuan obat siap untuk diminum.
  • 10. Tanaman SeraiUntuk mengobati batuk berdahak kita bisa menggunakan tanaman serai. Serai memiliki sifat antiradang sehingga bisa mengatasi batuk pada sumbernya, yakni peradangan di saluran napas. Herbal ini sangat mudah diolah, caranya siapkan beberapa gram akar serai, kemudian dicuci bersih, setelah itu rebus dengan satu gelas air kira-kira 15 menit. Setelah dingin baru dapat dikonsumsi. Minuman herbal ini dapat dikonsumsi sehari satu gelas.                                                                                                                                                            




                                                                                                                                                                                 sumber : arham vhy

Kenapa harga emas selalu naik ?

Bila dibandingkan dengan Investasi Dalam instrumen Saham, Obligasi, atau deposito, Investasi emas batangan memang Investasi tak terukur. Bayangkan saja dalam investasi saham ada hitungan Deviden, Obligasi ada hitungan tingkat bunga tetapi dalam investasi emas batangan / logam mulia hal itu tidak ada. Namun kelebihan emas batangan adalah Investasi yang sangat mudah, tidak njlimet dan telah terbukti kokoh sejak jaman dahulu kala.
Emas batangan memiliki korelasi terbalik dengan Investasi dalam surat berharga seperti Saham, Obligasi atau mata uang suatu negara. Ini disebabkan karena emas merupakan benda yang dianggap sebagai hedging atau penangkal Inflasi. Korelasinya begini Jika harga saham anjlok maka para investor mencari alternatif investasi ke emas hal ini menyebabkan permintaan akan emas naik sehingga harga pun merangkak. Jika bunga deposito turun para deposan pasti akan mencari investasi alternatif kalau tidak membeli saham ya ke emas batangan / logam mulia namun jika pada saat itu saham juga jeblok maka investor akan memburu emas.

Kenapa harga Emas Selalu Naik?
Kalau kita perhatikan, dalam jangka panjang harga emas selalu naik mengapa? Karena harga emas di dunia ini stok nya terbatas sedangkan permintaan akan emas berangsur-angsur naik misalnya untuk perhiasan, investasi atau Industri ini masuk akal karena jumlah populasi manusia setiap detik bertambah. Yang kedua, untuk mendapatkan emas dari perut bumi memerlukan biaya yang tidak sedikit. kedua faktor inilah yang sangat pokok sebagai pemicu naiknya harga emas / logam mulia ini.
Disamping kedua hal tersebut, kondisi perekonomian juga dapat mempengaruhi naiknya harga emas. Jika mata uang mengalami penurunan nilai katakanlah dollar maka para investor akan mencari alternatif untuk menyelamatkan uangnya dengan cara membeli emas karena emas dianggap tidak terkena inflasi, ini wajar karena mata uang di cetak kapan saja, jika uang dicetak sehingga uang beredar akan bertambah hal ini akan menyebabkan harga-harga naik dan emas pun akan terdongkrak naik karena emas juga termasuk komoditas.

Di ASEAN Rupiah Merupakan Salah Satu Mata Uang Terendah Jika Ditukar Ke Dollar AS

Pemerintah menyatakan saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat rendah. Bahkan di ASEAN, rupiah merupakan salah satu mata uang terendah jika ditukarkan ke dolar AS.
“Dari sisi nilai tukar, maka nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi kita yang baik. Nilai tukar rupiah kita terlalu rendah dibandingkan negara-negara lain yang ukuran PDB-nya jauh lebih kecil dari Indonesia,” ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam acara ‘Kick Off Konsultasi Publik Perubahan Harga Rupiah’ di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (23/1/2013).
Agus Marto menyebutkan, dilihat dari sisi pertumbuhan ekonomi di ASEAN, Indonesia memiliki nilai PDB US$ 845,6 miliar, Thailand US$ 345,65 miliar, Malaysia US$ 278,68 miliar, Singapura US$ 259,85 miliar, dan Filipina US$ 213,12 miliar.
Sayangnya, berdasarkan data nilai tukar per 21 Januari 2013 sebagai berikut:
Rupiah: US$ 1 = Rp 9.788
Ringgit (Malaysia): US$ 1 = 3,05 ringgit
Peso (Filipina): US$ 1 = 41,92 peso
Dolar (Singapura): US$ 1 = 1,23 dolar Singapura
Baht (Thailand): US$ 1 = 30,52 baht

Berdasarkan data Kemenkeu, dengan nilai tukar tersebut, Indonesia menduduki peringkat kedua dari seluruh negara di ASEAN, setelah mata uang dong (Vietnam) yang nilainya US$ 1 = 20.843 dong.
Setelah Indonesia, ada negara Laos dengan nilai tukar 8.030 Kip per dolar AS, Kamboja 3.995 Riel per dolar AS, Myanmar 861,68 Kyat per dolar AS, Filipina 41,92 Peso per dolar AS, Thailand 30,52 Baht per dolar AS, Malaysia 3,05 Ringgit per dolar AS, Brunei 1,23 Dolar Brunei per dolar AS, Singapura 1,23 Dolar Singapura per dolar AS.

Karena itu pemerintah dan Bank Indonesia (BI) saat ini tengah berencana untuk melakukan redenominasi atau penyederhanaan nilai rupiah, tanpa menghilangkan atau mengurangi nilainya.
RUU Redenominasi telah masuk dalam Prolegnas dan bakal dibahas DPR tahun ini. Jika disetujui, mulai 2014 bakal dimunculkan mata uang baru hasil redenominasi, sehingga ada 2 mata uang yang beredar di masyarakat. Setelah itu secara perlahan hingga 2017 redenominasi dilakukan dan mata uang rupiah lama akan hilang di masyarakat.